Apa kabar semuanya? :)
Sebelumnya saya minta maaf dulu atas absensi saya yang cukup lama hampir 2 bulan ini karena tidak mengisi blog'yaaa..**merunduk malu sambil ngumpet di bawah meja** ^^
Anyway! yang ingin saya share' disini adalah tentang berbagai perasaan anak muda (seperti aku :p) yang seringkali dilanda perasaan 'beban krisis identitas' atau 'pencarian jati diri'. Wah? ada apa dengan jati diri ya?? hehehe...banyak pertanyaan soal bagaimana menemukan apa yang sebetulnya kita, sebagai anak muda inginkan atau mau dicapai dalam hidup. Pertama-tama; tentukan tujuan dan goal yang mau dicapai sesuai cita-cita yang kita suka. Kedua,stay focus! Belajar lah menekuni apa yang ada di depanmu, sesuai dengan keinginanmu sendiri...tidak ada kerja keras yang tidak membuahkan hasil; cepat atau lambat.
Nah, yang paling (terkadang) sulit dihadapi adalah menyamakan keinginan kita pribadi dengan orang tua.haha...jangan dikira ini hal mudah ya,siapa bilang?? dari skala 1-10 ternyata 8 orang kaum muda menghadapi bagian ini lho... termasuk saya sendiri! hihihi... Jangan takut, bagian ini memang harus dilewati, untuk pembuktian bahwa kita sudah bisa mengukur kemampuan pribadi serta yakin dengan apa yang mau kita jalani, untuk masa depan kita nanti. Ada yang melewatinya dengan berbagai cara, sampai cara yang ter-ekstrim ada yang harus terpaksa kabur dari rumah!! whoa...whoaa...ini tidak disarankan lho! Masih ada cara lainnya untuk menghadapi masalah antara kita dan para orang tua :)
Pertama; bagaimana caranya kita untuk mengalahkan rasa takut dalam diri kita sendiri; yaitu menghadapi orang tu, berbicara dengan mereka dari hati ke hati. Buat saya sendiri itu tidak gampang. Rasa sungkan,segan, serta takut pasti bercampur jadi satu. Pelan-pelan ajaklah mereka bicara, saat waktu yang dirasa tepat. Bicaralah dengan baik-baik, jangan menggunakan emosi, tapi kedepankan lah rasio kita, dan berusahalah untuk tenang. Beritahu mereka apa yang kita rasakan sebetulnya, apa yang kita inginkan, apa yang kita mau capai demi masa depan kita nanti. Beri alasan yang kuat kenapa kita begitu menginginkannya, dan yakinkanlah orang tua kita bahwa apapun yang kita kerjakan sudah termasuk resiko serta tanggung jawab yang siap kita tanggung. Pernah kan saya bicara tentang menjadi dewasa tidak semudah yang kita pikir? yap..inilah puncaknya.
Setelah mengemukakan apa yang ada di pikiran kita, berusahalah mendengarkan apa komentar orang tua,tidak ada yang salah dengan itu..menjadi pendengar yang baik itu kuncinya. Akan sangat menyenangkan jika antara kita dan orang tua bisa menemukan jalan tengah dan bisa bekerja bersama-sama. Tetapi jika belum ketemu, jangan sedih dan jangan takut. Hidup tidak akan pernah lepas dari pembelajaran, kita manusia bisa selalu melakukan kesalahan; dan itu berlaku untuk semua. Jalanilah segala keputusan yang telah kita putuskan dengan pebuh tanggung jawab serta keyakinan. Jangan lupa terus berdoa ya. Ingatkan diri kita masing-masing bahwa jika kita yakin dan mau, pasti suatu saat kita akan mampu dan bisa mencapainya. Ini merupakan suatu pembuktian juga kepada orang tua kita bahwa kita tidak akan mengecewakan mereka pada akhirnya.
It's not the end of the world..yet. there are still more problems to solve and face waiting there. So be tough and be brave!!
GOOD LUCK TO ALL YOUTH PEOPLE IN THE WORLD! ^^




